4 Cara Menyimpan Makanan Supaya Tahan Lama

Diperbarui: 7 hari yang lalu

Sebagian besar dari kita mungkin pernah tidak menghabiskan makanan yang kita makan, misalnya ketika memesan makanan di restoran, entah itu karena alasan kenyang, kurang menyukai makanannya, atau mungkin sedang dalam program atau keadaan dimana tidak bisa makan dengan porsi yang banyak. Menyisakan makanan bukanlah hal yang ‘berdosa’ asalkan kita tidak membiarkan makanan tersebut terbuang begitu saja. Untuk itu, salah satu cara yang dapat dilakukan agar makanan bersisa tidak terbuang dan menjadi food waste adalah dengan menyimpannya kembali, dengan catatan makanan tersebut masih dalam kondisi baik dan layak di makan ya!


Selain makanan bersisa yang tidak habis, beberapa orang juga sering menyimpan makanan yang sudah jadi untuk kurun waktu yang lama sebagai stok makanan di masa yang akan datang. Maka dari itu, setiap orang perlu mengetahui cara yang tepat untuk menyimpan makanan tersebut agar dapat tahan lama dan tetap nikmat saat di konsumsi kembali.


Photo by Charles Deluvio on Unsplash


1. Segera Menyimpan Makanan ke dalam Lemari Pendingin


Berdasarkan informasi dari United States Departemen of Agriculture, makanan yang baru saja selesai dimasak sebaiknya dijaga suhunya untuk selalu dalam keadaan hangat, hal ini bertujuan untuk mencegah bertumbuhan bakteri. Sebaiknya jangan membiarkan makanan yang ingin disimpan berada di suhu ruangan dalam waktu lebih dari 2 jam setelah dimasak, makanan tersebut harus segera dimasukkan ke dalam lemari es dan untuk makanan yang akan disimpan dalam waktu cukup lama, sebaiknya disimpan langsung ke freezer.


2. Membagi Makanan Menjadi Porsi Kecil


Apabila makanan yang ingin disimpan memiliki porsi yang besar, sebaiknya dibagi lagi menjadi porsi yang lebih kecil. Contohnya, satu panci besar berisi sup bisa dibagi ke beberapa wadah yang lebih kecil. Hal ini dilakukan karena semakin kecil porsi dalam suatu wadah, makanan tersebut akan lebih cepat mendingin. Selain itu juga dapat mencegah tumbuhnya bakteri lebih cepat.


3. Menyimpan Makanan dengan Rapat


Ketika ingin menyimpan makanan di dalam lemari es, pastikan makanan dimasukkan ke dalam wadah yang tertutup rapat dengan kemasan kedap udara. Hal ini tentu saja dapat mencegah kontaminasi bakteri, mempertahankan kelembapan makanan, serta mencegah tercampurnya bau-bau yang berasal dari makanan lain di lemari es.


4. Mengecek Lemari Pendingin Secara Berkala


Memeriksa suhu lemari es secara berkala merupakan hal yang penting, berdasarkan informasi dari US Food and Drug Administration, suhu lemari es sebaiknya berada pada suhu 4°C atau di bawahnya, sedangkan suhu freezer yang baik adalah -18 ° C. Beberapa lemari es modern mungkin memiliki informasi digital untuk berapa suhu di dalamnya, namun untuk yang tidak memilikinya bisa menggunakan termometer. Selain suhu, kita juga harus memastikan kebersihan lemari es untuk mencegah adanya kontaminasi miikroorganisme.



Photo by Erik Mclean on Unsplash


Dari beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan makanan, dapat disimpulkan bahwa rata-rata penyebab utama makanan menjadi cepat basi atau busuk adalah adanya bakteri dan miikroorganisme lainnya yang menyebabkan kondisi makanan mengalami perubahan. Maka dari itu penting bagi kita untuk selalu menjaga kebersihan makanan baik di dalam maupun luar tempat penyimpanan.


Penulis : Keisha Nabila


Referensi:

www.FDA.gov

www.nhs.uk

www.fsis.usda.gov


7 tampilan

Surplus Indonesia

PT Ekonomi Sirkular Indonesia

Gedung KUK Lantai 3 Room A - 303A
Jl. Utan Kayu Raya No. 68H, Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur 13120
Telp. 021-22081284 (Senin–Jumat pk. 09:00–18:00WIB)

BISNIS

KOSTUMER

©2020

  • Black LinkedIn Icon
  • Black Instagram Icon
  • Black Twitter Icon