top of page

Eco Enzyme, Cara Unik mengurangi Food Waste

Eco Enzyme atau yang sering disebut Garbage Enzym, merupakan cairan yang diperoleh dari fermentasi sampah dapur yang digunakan untuk mengurangi food waste dan global warming. Eco Enzyme pertama kali dipopulerkan oleh Dr Rosukon Poompavong yang mana bertujuan untuk mengolah food waste menjadi barang multiguna diantaranya pembersih organik.


Dalam proses pembuatan Eco Enzyme terdapat 4 tahapan yang harus diperhatikan, yaitu :

1. Menyiapkan Alat dan Bahan

Langkah awal dalam pembuatan larutan Eco Enzyme yakni menyiapkan sampah organik seperti kulit buah, sayur, gula merah, air, serta tempat penampung seperti botol plastik

2. Membuat Perbandingan

Langkah selanjutnya yakni membuat perbandingan bahan yang diperlukan dengan formula 1:3:10. Misalnya 100 gr gula merah : 300 gr kulit buah : 100 ml air

3. Pencampuran

Tuang semua bahan kedalam botol, bisa menggunakan blender untuk mencacah limbah, kemudian campur gula dan air pada botol

4. Penyimpanan

Simpan larutan Eco Enzyme ditempat sejuk dan biarkan selama 3 bulan

Eco Enzyme atau yang sering disebut Garbage Enzym, merupakan cairan yang diperoleh dari fermentasi sampah dapur yang digunakan untuk mengurangi food waste dan global warming.


Larutan Eco Enzyme yang sudah jadi memiliki bergam manfaat diantaranya untuk mengurangi jumlah sampah rumah tangga terutama food waste yang komposisinya masih tinggi, sebagai bahan pencuci piring, penyegar udara, penyiram tanaman, disinfektan, sebagai cairan pembersih lantai, cairan pembersih baju, dan yang tidak kalah penting Eco Enzyme dapat menurunkan angka global warming.


Lalu mengapa larutan Eco Enzyme dapat menurunkan angka global warming ?

Larutan Eco Enzyme yang telah diolah dapat menurunkan angka global warming sebab dalam proses pembuatannya larutan tersebut akan melepaskan gas Ozon (O3) yang dapat mengurangi gas karbondioksida (CO2) di atmosfer yang mengikat panas di awan. Kemudian enzyme akan mengubah ammonia menjadi nitrat (NO3), hormone alami dan nutrisi untuk tanaman. Selain itu, larutan Eco Enzyme dalam proses menurunkan kadar global warming akan mengubah CO2 menjadi karbonat (CO3) yang dapat pula bermanfaat bagi tanaman laut dan kehidupan laut.


Sumber :

Luthfiyah atika dkk. 2010. KONSEP ECO- COMMUNITY MELALUI PENGEMBANGAN ECO-ENZYME SEBAGAI USAHA PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK SECARA TUNTAS PADA LEVEL RUMAH TANGGA. Bandung. Diakses pada 20 April 2021 pukul 11.22WIB pada https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/1 23456789/27857/15/PKM-GT-10-IPB-Atika- KONSEP%20ECOCOMMUNITY%20MELALUI% 20PENGEMBANGA.pdf


https://earthhourmalang.blogspot.com/?view=classic



265 tampilan0 komentar
bottom of page