top of page

Bersama Jawara, Yayasan Surplus Peduli Pangan Mengedukasi Pelaku Usaha untuk Sadar Sampah Makanan

Diperbarui: 13 Okt 2022


Sumber: dokumen pribadi


Yayasan Surplus Peduli Pangan bekerjasama dengan Jawara dalam memberikan edukasi kepada para pelaku usaha yang memegang peranan penting terhadap timbulnya sampah makanan. Program kolaborasi—yang diberi tajuk #LezatTanpaSisa x #JawaranyaBikinLudes—berupa edukasi terkait manajemen sampah makanan dilakukan dari bulan Juli hingga November, dengan target peserta ratusan UMKM yang berasal dari lima kota di Provinsi DKI Jakarta. Selain pemberian edukasi sampah makanan, UMKM juga dibekali materi mengenai cara-cara unik dan kreatif dalam mengolah kembali makanan—atau sisa bahan masakan—yang tadinya biasa dibuang, sekarang dapat dikreasikan menjadi makanan baru. Tak hanya meningkatkan kreativitas, kreasi resep makanan berlebih dapat menjadi salah satu ide dalam menciptakan menu baru yang dapat dijual kepada khalayak. Tentunya, selain dapat mengurangi sampah makanan, hal ini juga dapat menambah pendapatan UMKM dari hasil kreativitas mereka.



Program kolaborasi ini dilandaskan oleh kesadaran atas dampak negatif yang dihasilkan dari sampah makanan. Dominannya, timbulan sampah makanan dari pelaku usaha berkaitan dengan manajemen makanan dan penanganan bahan berlebih yang kurang baik, serta takaran porsi yang salah. Tak hanya pembahasan materi yang berkaitan dengan safe and good food handling, program kolaborasi ini turut memperhatikan persoalan sampah makanan yang tidak hanya meliputi isu lingkungan saja, bayang-bayang persoalan pemberantasan zero hunger dan pengurangan economic loss akibat timbulan sampah turut memperkuat tujuan kami dalam meningkatkan kesadaran pelaku usaha—terutama pada industri makanan—atas pencegahan sampah makanan demi penyelamatan bumi. Kami percaya, berawal dari peningkatan pemahaman dan kesadaran, akan tercipta pola perilaku yang mengarah kepada kelestarian lingkungan. Dengan mencegah dan mengurangi sampah makanan, pelaku usaha dapat menyelamatkan bumi dan mewujudkan pola perilaku keberlanjutan, serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan peningkatan profitabilitas.

Salah satu peserta mengatakan bahwa melalui pelatihan yang dijalankan oleh Yayasan Surplus dan Jawara, ia mendapatkan tambahan ilmu, serta cara-cara kreatif dalam mencegah penambahan sampah makanan. Tidak hanya itu, ia juga menyatakan bahwa menemukan cara-cara pencegahan sampah makanan yang dapat diperkenalkan kepada anak sedari dini.


“Dengan adanya pelatihan seperti ini, kami terutama untuk UMKM, bisa tambah maju lagi karena dapet beberapa resep yang memang oke, sangat hebat, the best. …disini kita dapat memperkenalkan kepada anak-anak agar makanan tidak tersisa, (salah satunya) dengan cara membuat resep semenarik mungkin”.


(07/09) Dokumentasi Pelatihan Jakarta Timur



Tentang Yayasan Surplus Peduli Pangan

Yayasan Surplus Peduli Pangan diinisiasi oleh PT Ekonomi Sirkular Indonesia (Surplus Indonesia) sejak bulan Mei 2021. Kami telah berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan melibatkan seluruh segmen masyarakat agar terus dapat berkontribusi terhadap pencegahan dan pengurangan sampah makanan. Telah bekerjasama dengan puluhan perusahaan dan NGO, kami terus aktif dalam mewujudkan #SadarSampahPangan serta #LingkunganTanpaSampahMakanan, melalui beberapa program yang mendorong kesadaran #LezatTanpaSisa.


Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi website kami di www.surplus.id atau melalui DM instagram di @surplusfoundation.


Contact Person

Alya Fatina Diandari

Executive Director Yayasan Surplus Peduli Pangan

komunitas@surplus.id

0821-1616-3664

28 tampilan0 komentar